CPNS dan PPPK di Kukar Diminta Agar Bersabar Menunggu Pelantikan Berdasarkan Ketentuan Pusat

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Mar 2025 21:50 0 204 Harian Republik

Kukar – Para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diminta untuk bersabar menunggu pelantikan yang kini tertunda. Pelantikan tersebut harus mengikuti ketentuan dan keputusan dari pemerintah pusat.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menjelaskan bahwa penundaan pelantikan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional, sehingga pihak daerah tidak bisa mengambil tindakan lebih lanjut sebelum adanya keputusan resmi dari pusat.

Pelantikan CPNS yang semula dijadwalkan pada April atau Mei 2025 kini ditunda hingga Oktober 2025 untuk CPNS dan Maret 2026 untuk PPPK.

“Sabar saja. Kalau sudah diserahkan ke Bupati, saya sebenarnya sudah melantik mereka kemarin. Namun, karena ada kebijakan penundaan secara nasional, kita hanya bisa mengikuti aturan yang ada,” ujarnya, Rabu (19/03/2025).

Selain masalah pelantikan, Edi juga menyebutkan masalah dalam penempatan tenaga PPPK yang masih bergantung pada sistem aplikasi nasional. Sistem ini memungkinkan calon PPPK memilih tempat kerja mereka sendiri, namun sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan daerah.

Contohnya, beberapa tenaga honorer di dinas yang sudah lama bekerja harus dipindahkan ke bidang lain karena tidak ada formasi dalam sistem.

Ia mengaku telah mengirimkan surat resmi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), meminta agar kewenangan penempatan pegawai diserahkan ke pemerintah daerah.

“Kami yang lebih memahami kebutuhan tenaga kerja di daerah kami. Namun, karena penempatan ditentukan sistem, terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Pemkab Kukar juga berupaya untuk mengusulkan tambahan kuota tenaga administrasi yang diperlukan di sekolah-sekolah.

“Setelah kami melakukan perhitungan, ternyata banyak sekolah yang tidak memiliki tenaga administrasi berbasis SDM yang memadai. Selama ini, semua tugas administrasi di sekolah ditangani oleh para guru,” pungkasnya. (Adv)

LAINNYA