
SANGATTA — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur terus mempercepat penyiapan infrastruktur pendukung program Sekolah Rakyat di kawasan Simuno. Salah satu pekerjaan yang tengah dikebut yakni pematangan lahan atau land clearing yang progres fisiknya telah mencapai lebih dari 70 persen.
Kepala Dinas PUPR Kutai Timur, Tabrani Aji, mengatakan pekerjaan pematangan lahan tersebut menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian karena berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur program Sekolah Rakyat. Pelaksanaannya dilakukan dengan skema swakelola.
Menurutnya, proses pekerjaan di lapangan masih terus berjalan. PUPR berupaya memastikan penyiapan lahan dapat diselesaikan sehingga tahapan pembangunan berikutnya dapat segera dilaksanakan sesuai kebutuhan program.
“Untuk pematangan lahan (land clearing) Sekolah Rakyat di Simuno, saat ini progres fisiknya sudah melampaui 70 persen dan proses pelaksanaannya terus berjalan di lapangan,” ujar Tabrani.
Pekerjaan pematangan lahan menjadi tahapan awal yang penting sebelum pembangunan fasilitas utama dilakukan. Kondisi lahan perlu dipastikan siap agar proses pembangunan infrastruktur selanjutnya dapat berjalan dengan lebih efektif.
Dengan progres yang telah melampaui 70 persen, PUPR terus mendorong penyelesaian pekerjaan di lapangan. Pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan juga dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Program Sekolah Rakyat di kawasan Simuno menjadi salah satu kebutuhan pembangunan infrastruktur pendidikan yang tengah disiapkan pemerintah. Dukungan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat menunjang pelaksanaan program sekaligus memberikan fasilitas pendidikan yang layak.
PUPR Kutim menargetkan pekerjaan pematangan lahan dapat terus dipercepat sesuai kondisi lapangan. Setelah tahap tersebut rampung, penyiapan infrastruktur pendukung lainnya dapat dilanjutkan sesuai tahapan pembangunan yang telah direncanakan.(ADV)
Tidak ada komentar