Gandeng LAN RI, Pemkab Kukar Sasar Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah dan Efisiensi Birokrasi

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 12:07 0 2 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) serta dorongan inovasi pelayanan publik di lingkungan Pemkab Kukar.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung dalam ajang Kunjungan Silaturahmi Kepala LAN RI beserta rombongan di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (1/10/2026) malam.

Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam perpanjangan kerja sama ini, khususnya peningkatan kompetensi kepemimpinan bagi kepala sekolah tingkat SD dan SMP di wilayah Kukar.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari LAN RI dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) di daerahnya, baik melalui pelatihan kepemimpinan formal seperti PKA dan PKN maupun program pendampingan khusus.

“Banyak sekali program dan potensi inovasi yang bisa dilaksanakan oleh para kepala sekolah, tetapi kadangkala mereka ragu apakah langkah yang diambil sudah tepat. Melalui pendampingan LAN RI, kami ingin para kepala sekolah memiliki kepercayaan diri dan kepastian tata kelola, termasuk dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana BOSNAS maupun BOSDA,” ujar Aulia Rahman Basri.

Selain sektor pendidikan, kerja sama ini juga menyasar transformasi tata kerja birokrasi yang berorientasi pada hasil (outcome-based teamwork). Langkah ini diharapkan mampu mendorong efisiensi dan kreativitas birokrasi daerah dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

Aulia menambahkan bahwa penandatanganan ini menguatkan kolaborasi yang selama ini telah berjalan erat antara LAN RI dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kukar.

“Kami berharap perpanjangan MoU ini semakin memperkokoh hubungan kerja sama yang sudah terbangun, demi menciptakan inovasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkas Aulia Rahman Basri.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA