
Bontang. Rayakan HUT ke-25 tahun, Persatuan Istri Karyawan Pupuk Kaltim (PIKA PKT) meneguhkan komitmen untuk terus tumbuh memberi manfaat, serta memperkuat kontribusi bagi keluarga, perusahaan, dan masyarakat. Usia seperempat abad ini pun menjadi refleksi panjang perjalanan PIKA PKT, untuk senantiasa hadir menginspirasi dan teladan bagi seluruh anggota, serta membawa manfaat nyata di masyarakat.
Ketua Umum PIKA PKT Rina Meitia Nizar, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang telah mencapai usia 25 tahun. Menurut dia, momentum ini menjadi tonggak penting untuk melihat kembali perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.
Sejalan dengan tema “Inspiratif, Penuh Makna, Gapai Asa”, usia ke-25 tahun juga mengandung harapan agar PIKA PKT senantiasa melangkah maju dengan semangat kebersamaan, optimisme, serta komitmen untuk meraih cita-cita guna memperkuat peran organisasi di masa datang.
“Tema ini sengaja dipilih sebagai representasi nilai-nilai yang selama ini dijaga PIKA PKT, yakni menjadi wadah organisasi yang menghadirkan inspirasi bagi para anggotanya. Baik sebagai pribadi, istri dan ibu dalam keluarga, maupun bagian dari masyarakat,” ungkap Rina, saat puncak perayaa HUT Ke-25 PIKA PKT di GOR Pupuk Kaltim, Sabtu (25/4/2026).
Merepresentasikan semangat itu, PIKA PKT pun melaksanakan sejumlah kegiatan sosial dan edukatif yang menyentuh langsung masyarakat pada rangkaian HUT tahun ini. Diantaranya Donor Darah, Pemeriksaan Gigi bagi siswa-siswi SLB YPK, Bantuan Sarana dan Prasarana Sekolah di wilayah sekitar perusahaan, hingga Seminar Keluarga bersama Silmy Risman.

Menurut Rina, seluruh kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian PIKA PKT terhadap isu kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan penguatan keluarga sebagai elemen utama masyarakat. “Kami ingin perayaan ulang tahun bukan hanya dirasakan internal organisasi, tetapi juga memberi manfaat luas kepada sesama,” tambah Rina.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal, menyampaikan apresiasi atas kiprah PIKA PKT selama ini. Kata dia, keberhasilan dan kemajuan perusahaan tidak lepas dari dukungan keluarga, dimana para istri memiliki peran penting menciptakan ketahanan rumah tangga.
“PIKA PKT telah menunjukkan bahwa organisasi memiliki peran strategis sebagai pilar yang mendukung karyawan agar dapat bekerja dengan tenang, fokus, dan produktif,” ujar Gusrizal.
Gusrizal menilai, seorang karyawan yang mampu bekerja optimal biasanya memiliki dukungan keluarga yang kuat di rumah, sehingga kontribusi istri memiliki dampak langsung terhadap kelangsungan perusahaan. Untuk itu, Pupuk Kaltim memastikan untuk terus mendukung PIKA PKT semakin berkembang dan berkontribusi, baik bagi keluarga besar perusahaan maupun masyarakat.
“Di balik kinerja insan Pupuk Kaltim, ada keluarga yang mendukung penuh ketulusan. Makanya kami harap PIKA PKT terus tumbuh menjadi organisasi yang inspiratif, adaptif, dan bermanfaat. Pupuk Kaltim akan selalu mendukung setiap langkah positif PIKA PKT demi kemajuan bersama,” tegas Gusrizal.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, yang turut hadir pada kesempatan itu mengatakan keluarga yang harmonis dan aman menjadi landasan utama terciptanya stabilitas sosial di masyarakat. Dan organisasi seperti PIKA PKT memiliki posisi strategis terkait hal tersebut, dengan berperan langsung menciptakan keluarga yang tangguh di tengah dinamika industri yang semakin bertumbuh di Kota Bontang.
“Disinilah pentingnya peran perempuan menjaga ketahanan keluarga, yang kami harap dapat terus diperkuat oleh seluruh anggota PIKA PKT ke depan,” ucap Neni.
Lebih jauh, Neni pun menilai PIKA PKT sebagai organisasi telah berkembang melampaui fungsi internal, dengan aktif menjangkau masyarakat dengan berbagai kegiatan, sekaligus memperkuat solidaritas di antara para anggota. Hal ini terlihat dari banyaknya aktivitas sosial yang telah digagas, serta memberi dampak langsung di masyarakat.
“Untuk itu kami sangat mengapresiasi kiprah PIKA PKT selama ini, yang terus hadir di masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ini adalah contoh organisasi perempuan yang aktif, peduli, dan progresif,” tutup Neni.(*)
Tidak ada komentar