Fokus Benahi Fasilitas Kesehatan, DPMD Kukar Bangun dan Resmikan Posyandu

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Apr 2025 21:12 0 199 Harian Republik

Kukar – Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) terus membenahi fasilitas posyandu.

Selain membangun unit baru, DPMD Kukar juga aktif mendorong optimalisasi fungsi posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan keluarga.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyebutkan bahwa pihaknya bersama Bupati Kukar baru saja meresmikan tiga posyandu baru di wilayah Hulu Kukar sebagai bagian dari program Dedikasi Kukar Idaman.

“Pada hari Minggu lalu, kami meresmikan Posyandu di Desa Kota Bangun I, Desa Loleng, dan Desa Kedang Murung. Ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya, Jumaat (11/04/2025).

Arianto menegaskan, tugas DPMD tidak hanya sebatas pembinaan, tapi juga memastikan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat ini benar-benar siap digunakan di lapangan.

“Saat ini di Kukar tercatat ada 799 posyandu yang dibangun melalui dana pembangunan desa dan kelurahan. Jika ditambah dengan yang dibangun oleh perusahaan, totalnya mencapai 816 posyandu. Fokus kami adalah menangani 799 posyandu tersebut, karena sisanya sudah didukung oleh pihak swasta,” jelasnya.

Sejak tahun 2023 hingga tahun 2024, DPMD Kukar telah membangun sekitar 40 gedung posyandu yang tersebar di 20 kecamatan, baik di desa maupun kelurahan.

Tiga posyandu yang baru saja diresmikan merupakan bagian dari realisasi pembangunan tahun anggaran 2024.

“Insya Allah pada tahun 2025 nanti, kami menargetkan pembangunan sekitar 15 gedung posyandu baru di beberapa kecamatan,” tambah Arianto.

Selain pembangunan fisik, DPMD juga mendorong peningkatan kualitas kader dan sarana prasarana penunjang pelayanan.

Arianto juga mengapresiasi capaian Kota Ikatan Negara yang telah meraih hasil tertinggi dalam pengukuran dan penimbangan serentak di Kalimantan Timur pada Juni lalu.

“Alhamdulillah, berkat pembinaan, penyediaan sarana-prasarana, serta peningkatan kualitas kader, hasil yang diraih sangat menggembirakan. Ini membuktikan bahwa posyandu sangat strategis dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak,” ujarnya.

Arianto mengatakan, pemerintah daerah melalui Bappeda dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terus berkomitmen untuk mendukung penguatan posyandu, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia.

“Harapan kami, dengan terus bertambahnya jumlah posyandu yang layak dan peningkatan kualitas kader, pelayanan kesehatan di seluruh desa dan kelurahan di Kota Ikatan Negara akan semakin optimal dan merata,” tutupnya. (Adv)

LAINNYA