Pemkab Kutim Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Industri Kreatif dan Pariwisata

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Okt 2026 15:19 0 0 Harian Republik

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong transformasi ekonomi dengan memperkuat sektor nonpertambangan, seperti industri kreatif dan pariwisata. Langkah ini dilakukan untuk memperluas sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi mulai menunjukkan perkembangan. Menurutnya, sektor di luar penggalian dan pertambangan perlu terus didorong agar perekonomian daerah tidak hanya bergantung pada sumber daya alam.

Ardiansyah menilai, pengembangan berbagai sektor usaha harus diiringi dengan inovasi program pemerintah yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Dengan demikian, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan lebih luas hingga ke lapisan masyarakat.

“Kita juga ingin pemerataan ekonomi ini menjadi bagian yang bisa merasuk ke sendi-sendi pondasi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemkab Kutim kembali menggulirkan program permodalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada 2026. Program ini diharapkan membantu pelaku usaha mengembangkan kegiatan ekonomi sekaligus memperkuat peran UMKM dalam mendukung pertumbuhan daerah.

Selain memberikan dukungan permodalan, penguatan sektor industri kreatif dan pariwisata menjadi salah satu peluang untuk memperluas aktivitas ekonomi masyarakat. Pengembangan sektor-sektor tersebut diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan alternatif serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

Di sisi lain, Ardiansyah menyebut sektor batu bara masih mendominasi perekonomian Kutim. Karena itu, penguatan sektor nonpertambangan menjadi bagian penting dalam upaya membangun struktur ekonomi yang lebih beragam.

Melalui inovasi program dan pemberdayaan pelaku usaha, Pemkab Kutim berharap pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung lebih merata. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan tidak hanya terpusat pada sektor pertambangan.(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA