Pemdes Pulau Miang Dorong Amdal Laut untuk Lindungi Nelayan dan Lingkungan

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 11:10 0 4 Harian Republik

SANGATTA – Pemerintah Desa Pulau Miang, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mendorong adanya analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) laut untuk mengantisipasi dampak aktivitas kapal terhadap wilayah perairan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Kepala Desa Pulau Miang Alimuddin Daud mengatakan, kondisi perairan menjadi perhatian karena masyarakat setempat masih mengandalkan sektor perikanan sebagai salah satu sumber penghidupan. Aktivitas kapal yang berlangsung di sekitar perairan Pulau Miang dinilai perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun aktivitas nelayan.

Menurutnya, keberadaan kapal penambang atau pengangkut batu bara dan kapal logistik yang berlabuh di sekitar wilayah Pulau Miang berpotensi mengganggu area penangkapan ikan. Selain itu, terdapat kekhawatiran terhadap kemungkinan tumpahan material yang dapat memengaruhi kualitas lingkungan laut.

“Kami berharap ada analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) laut guna melindungi perekonomian nelayan lokal,” ujarnya.

Dorongan terhadap penyusunan Amdal laut dilakukan bersama pihak terkait dan perwakilan daerah. Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perairan serta potensi dampak aktivitas kapal terhadap ekosistem laut.

Bagi masyarakat Pulau Miang, kondisi lingkungan perairan memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan ekonomi. Kerusakan ekosistem laut dapat berdampak pada hasil tangkapan nelayan dan pada akhirnya memengaruhi pendapatan masyarakat.

Alimuddin berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan perlindungan lingkungan. Menurutnya, pembangunan dan kegiatan ekonomi di wilayah pesisir tetap perlu memperhatikan keberadaan masyarakat yang telah lama menggantungkan hidup dari sumber daya laut.

Selain melindungi nelayan, upaya menjaga kualitas perairan juga penting untuk mendukung rencana pengembangan Pulau Miang sebagai desa wisata bahari. (ADV)

LAINNYA