Komitmen Disdikbud Kukar: Pastikan Kualitas Pendidikan Tetap Terjaga di Tengah Ancaman Kabut Asap lewat Optimalisasi PJJ

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Okt 2026 20:40 0 5 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kualitas dan keberlangsungan proses belajar-mengajar. Meski ancaman bencana kabut asap berpotensi mengganggu aktivitas tatap muka, Disdikbud Kukar memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi secara optimal melalui skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang terstruktur.

Untuk menunjang keberhasilan PJJ tersebut, Disdikbud Kukar menegaskan aturan bagi para tenaga pendidik. Seluruh guru diwajibkan untuk tetap hadir dan berkegiatan di sekolah masing-masing selama masa PJJ berlangsung.

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, menjelaskan bahwa kehadiran guru di sekolah sangat krusial. Sekolah telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang memadai, termasuk koneksi internet yang stabil dan media pembelajaran interaktif yang siap digunakan untuk menyampaikan materi secara efektif kepada para siswa di rumah.

“PJJ ini bukan berarti gurunya ikut libur atau tidak hadir ke sekolah. Para guru tetap wajib melakukan absensi dan mengajar dari sekolah. Dengan fasilitas internet dan sarana yang lengkap di sekolah, proses transfer ilmu kepada anak-anak dapat berjalan lebih lancar dan maksimal,” ujar Heriansyah.

Heriansyah menambahkan, pengecualian kehadiran guru di sekolah hanya berlaku dalam kondisi tertentu yang mendesak, seperti sakit atau kendala teknis berat yang berizin resmi.

“Kami berharap kondisi kabut asap ini tidak menjadi hambatan bagi dunia pendidikan di Kukar untuk terus melahirkan generasi yang cerdas. Keselamatan anak-anak adalah prioritas, namun kualitas pembelajaran harus tetap terjaga,” tegasnya.

Kesiapan pelaksanaan PJJ ini juga disambut baik oleh pihak satuan pendidikan di lapangan. Kepala SMP Negeri 1 Tenggarong, Imam Huzaini, menyatakan bahwa seluruh tenaga pendidik di sekolahnya siap mematuhi instruksi pemerintah daerah dan Surat Edaran yang berlaku.

Ia memastikan, pada penerapan PJJ sebelumnya, seluruh guru di SMPN 1 Tenggarong tetap disiplin hadir di sekolah untuk memandu dan memantau perkembangan belajar para siswa secara daring.

“Jika kondisi kualitas udara di Tenggarong memburuk dan terindikasi tercemar, kami siap kembali menerapkan PJJ sepenuhnya. Kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan anak-anak tanpa mengorbankan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” pungkas Imam.

Melalui sinergi antara kebijakan Disdikbud Kukar dan kedisiplinan para pendidik di sekolah, Pemkab Kukar membuktikan bahwa pelayanan publik di sektor pendidikan tetap adaptif, tangguh, dan memprioritaskan masa depan generasi muda di segala situasi.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA