
KUKAR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukat) meminta pihak kecamatan dan kelurahan mempercepat pendataan detail terkait kriteria serta rentang usia para korban kebakaran di Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu. Pendataan spesifik ini diperlukan agar penyaluran bantuan pascabencana, seperti perlengkapan sekolah dan kebutuhan balita, dapat diberikan secara tepat sasaran.
Kepala Dinsos Kabupaten Kukar, Rinda Desianti menegaskan bahwa bantuan yang disiapkan pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada bahan pokok semata, melainkan juga menyasar kebutuhan mendesak kelompok rentan.
“Kami butuh data detail dari Bu Camat dan Pak Lurah mengenai kriteria korbannya, termasuk usianya. Jadi bantuan bisa langsung kita salurkan, misalnya kalau anak sekolah kita bantu seragam dan sepatu, atau perlengkapan pampers untuk balita dan bantuan khusus lansia,” kata Rinda Desianti, Selasa (6/10/2026).
Rinda menjelaskan seluruh alokasi bantuan barang yang disalurkan saat ini mengandalkan ketersediaan stok logistik di gudang Dinsos Kukar tanpa penyerahan dalam bentuk uang tunai.
“Semuanya dalam bentuk barang dari stok yang ada di gudang kami. Kalau dalam bentuk uang tunai tidak ada,” jelasnya.
Guna mengantisipasi potensi kekurangan stok perlengkapan spesifik seperti seragam sekolah dan fasilitas pendukung lainnya, Dinsos Kukar telah membangun komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“Untuk bantuan seperti seragam sekolah hari ini kami koordinasikan dengan Dinsos Provinsi Kaltim. Kami bermohon agar bisa di-drop bantuan dari provinsi jika stok di daerah kurang, karena selama ini mekanismenya memang saling menopang,” tutup Rinda.