Enam Prioritas Jadi Arah Penajaman Anggaran Perubahan APBD Kutim Tahun 2026

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 13:56 0 5 Harian Republik

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menajamkan arah penggunaan anggaran melalui enam prioritas pembangunan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kebijakan tersebut tetap mengacu pada tema pembangunan Kutim 2026, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak transformasi ekonomi yang didukung kemantapan infrastruktur untuk mendukung investasi.

Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim Idham Cholid menyampaikan, enam prioritas tersebut menjadi dasar dalam penajaman alokasi anggaran perubahan APBD. Kebijakan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kutim melalui nota penjelasan Bupati Kutim.

“Perubahan kebijakan anggaran tetap mengacu pada tema pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2026,” kata Idham saat membacakan nota penjelasan Bupati Kutim dalam rapat paripurna DPRD Kutim.

Enam prioritas itu meliputi peningkatan infrastruktur dan konektivitas, transformasi ekonomi berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan tata kelola dan kapasitas pemerintah daerah, peningkatan kualitas lingkungan hidup serta penguatan ketahanan pangan.

Penajaman tersebut diarahkan agar program pembangunan yang masuk dalam perubahan APBD tetap memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan target pembangunan daerah. Pemerintah daerah juga mempertimbangkan kemampuan fiskal dalam menentukan alokasi anggaran untuk setiap program.

Selain enam prioritas tersebut, percepatan penurunan stunting juga ditempatkan sebagai bagian dari prioritas peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan dukungan lintas sektor.

“Percepatan penurunan stunting juga menjadi bagian dari prioritas peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan dukungan lintas sektor,” ujarnya.

Pemerintah daerah menyebut penajaman alokasi anggaran tetap mempertimbangkan kebutuhan pelayanan masyarakat, kemampuan keuangan daerah, tingkat urgensi serta kesiapan program dan kegiatan untuk diselesaikan hingga akhir tahun.

Melalui perubahan APBD, pemerintah daerah berharap anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan terarah, sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan sesuai target pembangunan hingga akhir tahun anggaran 2026.(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA