Dampingi Korban Kebakaran Loa Ipuh, Bupati Kukar Terjunkan Psikolog dan Jamin Beasiswa Pendidikan Anak

waktu baca 2 menit
Minggu, 18 Okt 2026 16:10 0 2 Harian Republik

KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat menyalurkan penanganan darurat bagi para korban musibah kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Gang Karya, Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong. Selain pemenuhan kebutuhan dasar, fokus utama pemkab kini tertuju pada pemulihan trauma (trauma healing) serta kepastian masa depan pendidikan anak-anak korban.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa malam (13/10/2026) tersebut berdampak luas pada lingkungan pemukiman warga. Berdasarkan data pendataan, musibah ini menghanguskan 10 bangunan hingga rata dengan tanah dan berdampak pada total 45 bangunan, yang melibatkan 14 rumah, 19 Kepala Keluarga (KK), serta 55 jiwa.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, turun langsung meninjau lokasi kejadian untuk memastikan seluruh proses pemulihan jangka pendek berjalan tanpa hambatan agar aktivitas harian warga terdampak tidak terganggu.

“Kita dari pemerintah daerah hadir di sini berusaha untuk pertama meringankan beban dari korban yang terkena musibah kebakaran ini, melihat langsung situasi dan kondisi yang ada. Jangka pendeknya yaitu kita berusaha untuk recovery memastikan bahwa kegiatan keseharian korban itu tidak terhalang,” ujar Aulia Rahman Basri saat ditemui di lokasi peninjauan, Minggu (18/10/2026).

Aulia menegaskan, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak yang mengalami guncangan psikologis pascabencana. Pemkab Kukar telah menerjunkan tim psikolog untuk mendampingi proses pemulihan trauma anak-anak di lapangan.

Tak hanya itu, jaminan keberlanjutan pendidikan juga dipastikan agar musibah ini tidak memutus harapan serta cita-cita generasi muda yang terdampak.

“Kita ingin memastikan kepada anak korban pertama cita-citanya itu tidak terhalang gara-gara kejadian ini. Kita sudah memberi bantuan kemarin misalnya mendatangkan psikolog untuk anak-anak korban dan kita akan berusaha untuk membuat anak-anak korban bisa bangkit,” tegasnya.

Terkait skema bantuan penataan kawasan dan pembangunan kembali permukiman warga, Aulia menyampaikan bahwa pemkab tengah merumuskan langkah penanganan jangka menengah dan panjang sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk jangka menengah dan jangka panjang, kita akan melakukan proses penataan dan membangun kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mana-mana pembiayaan bantuan yang bisa diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara sesuai dengan kewenangan yang kita miliki,” pungkasnya.(adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA