Seno Aji Serahkan Combine Harvestar Kepada Kelompok Tani Desa Manunggal Daya Demi Kemajuan Sektor Pertanian

waktu baca 2 menit
Minggu, 29 Okt 2023 13:53 0 40 Harian Republik

Samarinda- Sebagai bentuk perhatian dalam upaya memajukan sektor pertanian di Kalimantan Timut khususnya wilayah Kutai Kartanegara Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Seno Aji menyerahkan alat pertanian berupa Combine Harvestar kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Manunggal Daya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (29/10/2023).

Penyerahan Combine Harvestar tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat, petani, dan perwakilan pemerintah daerah, menandai kolaborasi yang erat antara sektor pemerintah dan petani.

Seno Aji menjelaskan Combine Harvester merupakan sebuah alat panen pertanian modern yang sangat dibutuhkan oleh para petani dan merupakan langkah nyata dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah Kukar.

Adapun Seno mengaku bahwa penyerahan alat tersebut sebagai bentuk komitmen DPRD Kaltim dalam mendukung petani dan sektor pertanian secara keseluruhan.

“Ini sebagai salah satu bentuk komitmen kami, karena sektor pertanian merupakan sangat penting bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia pun berharap combine ini dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Desa Manunggal Daya serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.

“Tentu dengan penyerahan tadi kita berharap produktivitas sektor pertanian semakin meningkat,” harapnya.

Sementara, Kepala Gapoktan Desa Manunggal Daya, Budi Santoso, menyambut baik inisiatif dari Wakil Ketua DPRD Kaltim.

Budi menyampaikan serah terima ini menjadi bukti konkret kerja keras dan sinergi antara Wakil DPRD Kaltim, pemerintah setempat serta masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Ya kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami ini akan membantu kami bekerja lebih efisien dan meningkatkan hasil panen,” terangnya.

Ia berharap petani Desa Manunggal Daya dapat mampu menghadapi tantangan pertanian dengan lebih baik dan mencapai hasil yang lebih baik pula.

“Bisa meminimalisir jumlah padi yang dibuang yang nantinya akan berpengaruh pada penambahan nilai produksi padi kita, dan Alhamdulillah petani kita sudah
menggunakannya,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA