Perdana Wisbel di 2024 Yang Tampil Beda

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Jan 2024 17:35 0 41 AdminWeb

Samarinda – Wisata Belanja (Wisbel) gelora Kadrie Oenin Sempaja perdana buka tahun 2024, pagi tadi Minggu (7/01/24). Tetapi Wisbel kali ini terlihat berbeda. Tenda tak beraturan, tampak warna warni, bahkan banyak pedagang yang tidak menggunakan tenda.

Begitulah suasana yang terlihat sejak masuk dari pintu gerbang Gelora Kadrie oenin Sempaja ke area Car free day.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelola Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Ruspiansyah mengatakan bahwa kondisi ini terjadi karena adanya peralihan pengelolaan Wisbel.

“Beberapa hari yang lalu, kami (Bank Kaltimtara dan Dispora) berkontrak, lalu kami mengadakan evaluasi terhadap pengelola yang lama, lalu kami laporkan ke pimpinan dan rapat, dikarenakan ada sesuatu hal maka ada pergantian pengelola yang lama ke pengelola yang baru,”ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Menurut Dia, seharusnya Bankaltimtara mempertemukan pengelola lama dan pengelola baru. Hal ini sebagai proses percepatan masa transisi pengelolaan.

“Hanya dari pengurus lama itu tidak ada memberikan respon atau serah terima semacam itu. Sehingga apa namanya dari pengurus baru, atas perintah dari BPD mengambil alih secara paksa semacam itu,” ungkapnya.

Sementara itu Suryadi Gunawan selaku pengelola yang baru saat dikonfirmasi awak media mengakui bahwa proses transisi ini dengan waktu yang tidak lama. Meskipun ada jarak selama dua Minggu, namun kata dia secara administrasi agak lambat. Kemudian kondisi lain karena tenda yang sudah tidak layak pakai.

“Besi yang ada di tenda-tenda samping itu semua banyak yang rusak dan tidak layak, contoh besinya juga ada yang tipis saya lihat sendiri, nah termasuk ada plastiknya itu yang robek-robek tidak ada yang utuh,” ungkap Suryadi Gunawan pada awak media.

Mengenai kondisi tenda, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Bank Kaltimtara untuk pengadaan tenda yang baru.

“Kami memang koordinasi sama BPD, BPD memang ada rencana untuk pengadaan tenda yang baru, nah tenda yang ada itu sebenarnya tidak layak pakai lagi,” katanya. (Ricard)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA