Pendidikan Politik, Disdikbud Kaltim Koordinasi dengan Bawaslu

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Nov 2023 16:20 0 39 Harian Republik

Samarinda – Pendidikan politik merupakan pondasi krusial bagi pemilih pemula dalam menghadapi tugas berat pada proses demokrasi. Dalam mengembangkan kesadaran politik dan kemampuan analisis, pendidikan ini memainkan peran kunci dalam membentuk keputusan yang cerdas dan bertanggung jawab di masa depan.

Atas hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) pun menggandeng Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kaltim dalam mengedukasi pemilih pemula, khususnya untuk siswa SMA yang sudah mencapai usia 17 tahun.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA Disdikbud Kaltim, Muhammad Jasniansyah mengungkapkan bahwa hampir semua sekolah di setiap kabupaten dan kota di Kaltim sudah bekerja sama dengan Bawaslu untuk memberikan edukasi kepada pemilih pemula.

“Setiap sekolah di Kaltim sudah bekerjasama dengan Bawaslu Kaltim dalam memberikan edukasi kepada pemilih pemula,” jelasnya.

Meskipun kegiatan ini diinisiasi oleh Bawaslu, Disdikbud Kaltim tetap terlibat dalam berkomunikasi dengan mereka untuk koordinasi lebih lanjut.

“Pihak Bawaslu datang kepada kami untuk bekerjasama dan kami memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan edukasi terhadap pemilih pemula,” ujarnya.

Disdikbud juga mengingatkan agar kegiatan pendidikan politik ini tidak mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah.

Meskipun demikian, Jasni menekankan bahwa di setiap satuan pendidikan, netralitas tetap menjadi fokus utama menghadapi tahun politik 2024. Meskipun siswa diberikan edukasi sebagai pemilih pemula, guru yang merupakan PNS di sekolah juga diimbau untuk tetap menjaga netralitas.

“Rekomendasi yang kami berikan kepada Bawaslu adalah agar kegiatan tersebut bisa dilakukan,” tutupnya. (Disdikbud/Adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA