Ganggu Roda Perekonomian Masyarakat, Samsun Sebut Lubang Tambang Pemicu Banjir Di Samboja

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Okt 2023 12:25 0 41 Harian Republik

Samarinda- Upaya penanganan Banjir di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih terus dilakukan oleh Pemerintah, akan tetapi langkah tersebut belum membuahkan hasil untuk masyarakat.

Hal disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun. Ia menyebut salah satu pemicu utama banjir di wilayah tersebut adalah dengan adanya lubang tambang.

“Hal diatas dikarenakan kurangnya daerah resapan air di wilayah Samboja tersebut. Tentu kondisi ini sudah tidak dapat dihindari lagi dan tentu akan mengganggu roda perekonomian masyarakat setempat,” ucap Samsun, Rabu (25/10/2023).

Walaupun, kata dia, upaya normalisasi sungai hingga perbaikan parit atau tempat aliran air dari pemerintah sudah digalakkan, tapi langkah itu belum membuahkan hasil positif untuk masyarakat.

“Upaya perbaikan terus-menerus dilakukan oleh Pemerintah, tapi banjir tetap saja terjadi. Itu dikarenakan daerah resapan air dari alam sudah mulai berkurang akibat tambang,” jelasnya.

Selain itu, Politisi PDI-P berharap kepada masyarakat mampu melindungi diri dari bencana alam akibat aktivitas tambang yang tidak dapat diprediksikan, termasuk banjir.

“Begitu pula dengan pengusaha tambang, harus bisa paham akibat dampak negatif dari pertambangan di dekat pemukiman warga,” tambahnya.

Ia menerangkan bahwa, pemerintah sudah maksimal mengatasi persoalan banjir, dengan memperhatikan aliran air hingga pembangunan tanggul demi kesejahteraan rakyat.

“Pemerintah sudah maksimal dalam mengatasi persoalan banjir di daerah tersebut, tapi tetap saja terjadi banjir,” bebernya.(Adv/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA