Disdikbud Kaltim Gencarkan Pendidikan Karakter Siswa untuk Cegah Kasus Bullying di Sekolah

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Nov 2023 15:05 0 28 AdminWeb

Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Disdikbud Kaltim) memprioritaskan penguatan karakter siswa sebagai strategi utama dalam mencegah kasus bullying di lingkungan sekolah, dengan tujuan untuk menerapkannya di seluruh sekolah.

Kepala Sub Koordinator Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Disdikbud Kaltim, Siti Aminah, mengungkapkan kolaborasi yang telah terjalin antara Disdikbud dan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim dalam menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan. DKP3A turut berperan sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut, membahas masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Bullying dapat terjadi secara verbal maupun fisik. Kami menghimbau agar sekolah-seluruhnya memperhatikan masalah ini, untuk mencegah terjadinya korban,” ujarnya.

Siti menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler atau organisasi intra sekolah sebagai upaya meminimalisir potensi bullying.

“Sebelumnya, Disdikbud Kaltim telah mengimbau pembentukan Satgas Anti Bullying. Satgas atau bentuk komunitas serupa diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk menjauh dari risiko perundungan,” tegas Siti.

Siti mengakui bahwa saat ini belum ada informasi pasti mengenai sekolah mana yang sudah membentuk atau siap membentuk Satgas Anti Bullying, karena arah tersebut masih baru.

“Namun, pada tahun sebelumnya, beberapa sekolah telah menjadi bagian dari Sekolah Ramah Anak (SRA), sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan,” tambahnya.

Disdikbud Kaltim mendorong masing-masing sekolah untuk bertanggung jawab dalam pembentukan Satgas Anti Bullying, dengan harapan kepala sekolah sebagai pemangku tanggung jawab dapat aktif dalam menginisiasi keberlangsungan Satgas tersebut.

“Peran kami sebagai Disdikbud hanya sebatas memberikan pengajaran dari jauh. Namun, yang menggerakkan dan melaksanakan akan ada di sekolah,” ungkapnya (Disdikbud/Adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA